Rapat Koordinasi Laporan Akhir Penyusunan Perencanaan Daya Tarik Wisata Pantai Holtekam (Master Plan Wisata Alam Pantai)

0
51

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Dinas Pariwisata Kota Jayapura dengan Lembaga Penelitian dan Konsultan Pariwisata Papua. Maksud penyusunan Masterplan Perencanaan Daya Tarik Wisata Pantai Holtekam adalah Mengidentifikasi potensi wisata, isu strategis pengembangan pariwisata, analisis pengembangan daya tarik wisata dan rekomendasi perencanaan kawasan wisata guna meningkatkan kualitasnya dengan memperhatikan aspek pembangunan pariwisata berkelanjutan, Jayapura (24/07/2021)

Sedangkan Tujuannya adalah 1) Memberikan acuan dalam melakukan perencanaan, penataan dan pelaksanaan pengelolaan daya Tarik wisata yang sesuai RIPDA Kota Jayapura 2) Menjadi acuan bagi pemilik/ pengelola daya Tarik wisata (pemerintah,dunia usaha dan masyarakat) yang menjadi pengembang di destinasi wisata pantai holtekam
Pantai Holtekam secara pemetaan memiliki luas wilayah 18,73 km2 dan dihuni oleh ± 54 kelompok/ pelaku usaha pengelola/ pemilik pantai. Pantai Holtekam berada di wilayah administrasi 2 (dua) distrik yaitu Muara Tami dan Abepura. Data Jarak tempuh dari jayapura kota (distrik jayapura utara) ke pantai holtekam = 25.5 km, dari Bandara Sentani ke Pantai Holtekam = 44.8 km.
Pantai Holtekam menjadi salah satu potensi pantai yang nantinya akan menjadi “Bali”nya Papua. Tumbuh kembangnya Investasi Restoran dan Café menjadi peluang bisnis pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Konsep Pengembangan Kawasan Wisata Pantai holtekam akan dibagi dengan zonasi, sehingga pada dokumen masterplan ini secara focus pengembangan masih pada zonazi Pengembangan Pantai Holtekam Palong dan Pantai Holtekam Cibery dengan konsep Eco Tourism dan Eco Cultural Tourism, dengan menggali dan mengeksplorasi sumber daya alam yang ada serta sumber daya budaya untuk dikembangkan menjadi atraksi wisata. Pada Zonasi lain seperti Pantai Holtekam : Mendug, Hecnuk, Warnam, Sarij, Wamby, dan Kali buaya akan disusun secara umum belum secara detail.

Sumber daya alam yang ada pada pantai, laut dan kawasan hutan mangrove akan disinergikan menjadi suatu atraksi yang menonjolkan topografi pantai sebagai wisata bahari serta keindahan pantai/ sebagai wisata rekreatif.
Rencana pengembangan menjadi rekomendasi yaitu pengembangan akses dalam kawasan (antar zona), pengembangan atraksi di tiap zona, pengembangan fasilitas, pengembangan pemasaran, pemetaan mitigasi dan pengembangan kelembagaan yang akan dilanjutkan pada Penyusunan DED (Desain Enggineering Detail)

Salam Wisata dan Salam Kreatif


Wainiambey….

@humas_kota_jayapura @kominfo.kotajayapura @forkomjayapura @numbaycreative @RB @putrinumbay @info.event.jayapura @hitsjayapuraofficial @dispora_kota_jayapura @genpi_kota_jayapura @bpnb_papua #kitabisa #ponpapua #wisatapantaibaseg #wisatapantaisravacava #wisatapantaihamadi #wisatapantaiholtekam #wisataalamkotajayapura #wisataalampapua #genpikotajayapura #tanmonjportnumbay #numbaycreativecitynetwork #jaringankomunitaskreatifnumbay

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here