Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Jayapura Turun Lapangan dalam Rangka Pengawasan tentang Retribusi Jasa Umum di Ruang Pertunjukan Humbolt Festival, Hamadi

0
293

Jayapura, Senin (03/08/2020)

Kunjungan DPRD Kota Jayapura pada Ruang Pertunjukan atau Tribun Festival Teluk Humboldt di Pantai Hamadi yang dilaksanakan pada senin 3 Agustus 2020.
Kunjungan Kerja dalam rangka melihat perkembangan potensi wisata alam pantai selepas pandemik dan masa persiapan tatanan baru.
Pantai Hamadi menjadi primadona pada usaha pariwisata dan ekonomi kreatif,
potensi yang tersebar adalah Jembatan Merah Youtefa, Area Ruang Pertunjukan Festival, Hutan Manggrove serta Kampung Wisata Tobati dan Enggros.

Kunjungan DPRD dimakasud dalam rangka meninjau kembali peraturan daerah nomor 2 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum untuk penerapannya di Pantai Hamadi dan
juga pada objek destinasi wisata alam pantai lainnya. Namun sampai saat ini masih belum bisa dilaksanakan pada setiap objek wisata alam pantai yang ada di Kota Jayapura,
bahkan yang baru membuat ijin usaha Restoran atau CAfe di pantai hamadi baru berjumlah 3 (tiga) usaha yaitu Cafe Noken, Kaka Idola dan Youtefa Beach.

Dinas pariwisata akan terus melakukan pendampingan dan sosilisasi serta pembinaan dalam rangka peningkatan PAD Kota Jayapura serta peningkatan ekonomi masyrakat kampung melalui
sosialisasi Wajib pajak serta perda tentang restribusi dimaksud, hal ini dimaksud agar pemerintah mendapatkan pendapatan daerah dan dapat kembali membina melalui fasilitasi
infrastruktur sarana pendukung pariwisata berupa ruang ganti, toilet, gazebo, jalan pedistrian, ruang pertunjukan, dll.

Ruang Pertunjukan Festival Teluk Humboldt sesuai dengan arahan Walikota Jayapura pada moment Pengukuhan Dewan Kesenian Tanah Papua wil.tabi kota jayapura minggu lalu
akan menjadi Pusat pementasan budaya serta pusat pertunjukan Kreatif yang akan dilaksanakan secara reguler tiap minggu di wilayah jayapura selatan.
“Ruang Pertunjukan ini akan dilengkapi dengan pagar, tambahan panggung serta beberapa fasilitasi lain pada tahun 2021 mendatang baru bisa digunakan”
begitu disampaikan Bapak Matias Benoni Mano (Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura)

Usaha Jasa Wisata alam dan pantai di pantai hamadi yang masih dikelola Pemilik atau Pengelola Objek masih mendominasi jasa sewa gazebo atau pondok,
parkiran dan sewa ruang ganti/toilet, sehingga selalu pendampingan dari dinas pariwisata untuk meningkatkan jasa wisata dan ekonomi kreatif lainnya seperti
Kuliner (cafe,restoran, kopi), Kriya (cinderamata), atraksi budaya, dll.

“Diharapkan agar Pemerintah Kota Jayapura cepat menindaklanjuti peraturan daerah tentang Pendapatan daerah yaitu retribusi serta wajib pajak kepada
seluruh usaha jasa wisata yang ada di objek wisata pantai di kota jayapura, karena dengan menarik retribusi tersebut maka Kota Jayapura akan mendapatkan tambahan
pendapatan asli daerah sehingga bisa mengembangkan lagi infrastruktur pendukung pariwisata lainnya” kata Ibu Yuli Rahman (Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura)

Penulis (MC.Naano/Kasi.Bina Ekraf Berbasis MDI)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here